Tentang JET Monorel

Tentang

JET Monorel

PT Jakarta Monorail

Jakarta Monorail adalah penyedia jasa commuter terdepan di Indonesia dan salah satu sarana transportasi yang akan membantu masalah transportasi di Jakarta. Sebagai pelopor di Indonesia, Jakarta Monorail bercita-cita memperbaiki kualitas hidup masyarakat urban Jakarta dengan menyediakan solusi transportasi umum yang aman dan tepat waktu, juga menawarkan para penumpangnya pilihan untuk menghindari macet di Jakarta.

PT. Jakarta Monorail adalah perusahaan yang melaksanakan proyek pembangunan Jakarta Monorail. Sejak awal, proyek Jakarta Monorail dibiayai oleh dana swasta murni, yang berasal dari para pemegang saham PT. Jakarta Monorail dan sponsor proyek, tanpa menggunakan dana APBD maupun APBN. Pada bulan April 2013, Ortus Group menjadi investor baru Proyek Jakarta Monorail yang melakukan kesepakatan dengan pemegang saham PT. Jakarta Monorail, yaitu PT. Indonesia Transit Central, PT. Adhi Karya (Persero), Tbk, dan PT. Citrayasa Niagatama. Ortus Group melakukan akuisisi atas mayoritas saham PT. Jakarta Monorail dan bersama dengan Edward Seky Soeryadjaya menguasai 88% saham PT. Jakarta Monorail. Kehadiran Ortus Group berhasil mengupayakan proyek Jakarta Monorail untuk dapat dilanjutkan kembali. Menggandeng mitra konsorsium asal China CCCC dan SMRT dari Singapura, pada tanggal 16 Oktober 2013 PT Jakarta Monorail resmi melanjutkan pembangunan Proyek Jakarta Monorail.

PT Jakarta Monorail
Tentang JET Monorel

Tentang JET Monorel

Jakarta Eco Transport Monorel (JET Monorel) adalah nama yang dipilih oleh PT Jakarta Monorail untuk menyebut sistem mass transit berbentuk kereta rel tunggal (monorel) ini. Dengan layanan profesional, JET Monorel bertujuan untuk memberikan transportasi umum bagi warga Jakarta yang aman, nyaman dan efisien, sekaligus ramah lingkungan. 

JET Monorel akan beroperasi di area-area paling strategis di Jakarta, sebagai alternatif transportasi umum agar warga Jakarta dapat mencapai tujuannya tepat waktu. Rute JET Monorel akan terbagi menjadi dua jalur: Green Line dengan 10 gerbong kereta akan melayani Semanggi-Casablanca-Kuningan-Semanggi (15 stasiun) dan Blue Line dengan 18 gerbong kereta akan melayani Kampung Melayu-Casablanca-Tanah Abang-Roxy (13 stasiun). JET Monorail memiliki potensi angkut yang mencapai 600,000 penumpang setiap harinya, pada tahun 2016 untuk Jalur Biru (Blue Line) dan 2017 untuk Jalur Hijau (Green Line).

Partner Kami

Berikut adalah rekan kami dalam pembangunan JET Monorel:

Partner Kami